Sabtu, Agustus 18, 2012

Segelas Susu Menyelamatkan 2 Nyawa Manusia

Pernah dengar nama Howard Kelly? Ia adalah ginekolog terkemuka di dunia (1858 - 1943). Sepanjang karirnya, ia menjadi pelopor metoda operasi dan penemu cystoscope - alat endoskopi yang digunakan pada pasien. Singkatnya, Howard Kelly adalah dokter yang sangat berjasa dalam pengembangan ilmu kedokteran.

Dibalik segala keberhasilannya, ada sebuah kisah masa kecil sang dokter yang sangat menggugah hati.
Suatu hari di akhir abad 19, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar. Ia ingin makan, tapi uangnya hanya 1 sen.

Akhirnya ia memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya. Ketika sampai di sebuah rumah, seorang gadis membuka pintu dan menyambut kedatangannya. Ia menjadi gugup karena kebaikan dan kecantikannya. Niat meminta makan diurungkan, akhirnya bocah miskin ini hanya meminta segelas air.

 Sang gadis memperhatikan wajah sang bocah yang lemah sebagai tanda sangat kelaparan. Ia pun lalu masuk ke dalam rumah dan kembali membawakan segelas susu besar. Bocah miskin kelaparan itu pun meminumnya perlahan-lahan hingga ia menjadi kenyang dan kuat lagi.

“Berapa harus kubayar segelas susu ini?” kata anak itu.

“Kau tidak harus membayar apa-apa,” jawab si gadis. “Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang kulakukan.”

“Bila demikian, ku ucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku.”

Bocah miskin itu pun pergi. Dalam hatinya sungguh berterima kasih atas kemurahan Tuhan lewat sang gadis, sehingga kepercayaannya kepada Tuhan dan sesama manusia bertumbuh semakin kuat. Ternyata masih ada orang-orang baik dan tulus...

Bertahun-tahun berlalu.
Seorang dokter muda mendapat undangan dari sesama rekan terkait penyakit langka seorang pasien. Ia terpilih dalam tim dokter ahli yang menangani masalah ini.

Ketika mendengar nama dan kota asal si pasien, terlihat pancaran aneh di mata sang dokter.

Ia segera bangkit lalu berjalan di lorong rumah sakit dengan berpakaian dokter untuk menemui si pasien.

Benar dugaannya. Dokter muda ini segera mengenali wanita yang sedang sakit itu. Ia lalu kembali ke ruang konsultasi dengan tekad untuk menyelamatkan nyawanya.
 
Sejak hari itu sang dokter memberikan perhatian khusus pada kasus si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien bisa disembuhkan.

Merasa pasiennya sudah sembuh total, sang dokter meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui sebelum diserahkan kepada si pasien.

Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke kantor sang dokter. Ia mengamati sejenak lalu menuliskan sesuatu di pinggirnya. Tagihan itu kemudian dikirimkan ke kamar pasien.

Si pasien takut membuka amplop nota tagihan karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya.

Akhirnya, tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu :

Telah dibayar lunas dengan segelas susu
Tertanda
Dr. Howard Kelly


Berkat segelas susu, dua nyawa manusia telah diselamatkan, yakni bocah miskin yang menjelma menjadi dokter hebat, dan gadis kecil yang menjadi pasiennya. Demikianlah, kebaikan sekecil apa pun tetap berguna, karena setiap kita menabur kebaikan maka akan menuai kebaikan pula.

Sumber
Baca Selengkapnya

Rayap Tua Pilih Bunuh Diri Saat Diserang

Peneliti dari Academy of Science of the Czehch Republic dan Free University of Brussels menemukan bahwa rayap tua memilih bunuh diri jika diserang.

Hal tersebut diketahui lewat penelitian rayap jenis Neocapriterme taracua di Guyana Perancis. Tim peneliti mendapati beberapa individu rayap memiliki bintik biru serta tubuhnya meledak ketika dipegang.



Foto: Robert Hanus

Dugaan perilaku bunuh diri dibuktikan lewat eksperimen melawankan rayap yang memiliki bintik biru dan tak berbintik dengan rayap lain.

Hasil penelitian menunjukkan kebenaran perilaku bunuh diri. Rayap dengan bintik biru akan meledakkan diri ketika ada yang menyerang. Sementara, rayap yang tidak berbintik bisa bunuh diri juga, namun cenderung enggan melakukannya.

Analisis dengan mikroskop memperlihatkan bahwa bintik biru merupakan kristal di dalam sebuah kantung yang terletak di dekat kelenjar ludah rayap. Saat kantung itu meledak seiring rayap yang bunuh diri, kristal, ludah dan haemolymph bercampur, menghasilkan racun yang mematikan bagi rayap atau serangga kecil lain.

Observasi juga menunjukkan bahwa rayap yang memiliki bintik adalah rayap tua, sementara rayap muda sepenuhnya berwarna putih.

Yves Roisin, pakar biologi evolusi dari Free University seperti dikutip New York Times menuturkan, "Saat muda, mereka berwarna putih seluruhnya. Saat beranjak tua, mandibulanya 'melorot', jadi tak efektif lagi untuk makan, tapi mereka mengembangkan kristal untuk mempertahankan diri."

Berkembangnya bintik dan perilaku bunuh diri merupakan bentuk adaptasi rayap. Adaptasi ini dikembangkan oleh rayap pekerja.

"Untuk memastikan bahwa mereka masih berguna di koloninya, rayap tua mengambil peran defensif," kata Robert Hanus, peneliti dari Academy of Science of the Czech Republic, seperti dikutip New Scientist.

Peledakan diri dan adanya senjata untuk mempertahankan diri sebenarnya sudah banyak ditemui di golongan serangga seperti rayap. Namun, senjata kimia seperti pada rayap Neocapriterme taracua baru pertama kali ditemukan.

Peledakan diri spesies itu, kata Hanus, merupakan "Salah satu peledakan yang mengagumkan yang ditemukan."

Sumber
Baca Selengkapnya

Kompor Tanpa Api Ciptaan Mahasiswa

Mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Pendidikan Indonesia menciptakan kompor inovatif. Kompor itu bukan saja lebih efisien, melainkan juga mudah, aman, dan nyaman untuk digunakan.

Ganjar Candra Sumindar, mahasiswa yang menciptakan kompor ini, menamai inovasinya Komnet alias Kompor Magnet. Ia mempertunjukkan hasil karyanya di Technopreneurship Island di RITech Expo, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, 8-10 Agustus 2012.

 
Tempo.co
Ganjar mengatakan bahwa kompornya memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya, kompor ini tidak menghasilkan api sehingga lebih aman digunakan. "Kalau kita memanaskan dengan peralatan masak dari logam, kompor ini tidak akan membuat bagian pegangan alat masak itu panas," urainya.

Dalam pameran, Ganjar menunjukkan kertas pun jika ditaruh di atas kompor tak akan terbakar ataupun menjadi panas. Menurutnya, kompor ini hanya bisa memanaskan material yang bersifat magnetik. Kompor ini juga aman. Begitu peralatan masak tak ditaruh di atas kompor, maka kompor otomatis akan mati.

Bagian kompor terbuat dari bahan logam. Sementara itu, tungku terbuat dari bahan keramik yang dipilih karena cepat panas.

 
Bagaimana sistem kompor ini bekerja? Dasarnya dari pembuatan kompornya adalah induksi elektromagnetik. Listrik dihantarkan ke dalam lilitan kabel di dalam kompor sehingga tercipta induksi yang akan menghasilkan panas.

Berapa harga jualnya?
 
"Dayanya hanya 300 Watt. Harganya kalau sudah diproduksi massal untuk 1 tungku Rp 700.000 dan yang 2 tungku Rp 1,5 juta. Kita sudah sempat uji coba ke UKM," katanya.
 Wah, patut ditunggu agar lebih aman memasak. Tak takut lagi kebakaran seperti yang belakangan ini sering terjadi, dan tak juga pusing harus beli gas terus.

Sumber
Baca Selengkapnya

Seperti Apa Lebaran di Negara-negara Lain?

Ramadan pun berakhir juga. Hari kemenangan Idul Fitri sudah siap menyambut, hari bahagia bagi yang melaksanakan ibadah puasa selama bulan ini. Silaturahmi, saling bermaaf-maafan siap disebarkan seluas dunia.

Tradisi silaturahmi tidak semata milik bangsa Indonesia. Di sejumlah negara Arab, tradisi berkumpul dan saling mengucap maaf juga dilakukan di antara keluarga dan kerabat.

republika.co.id
Seperti apa suasana lebaran di negara-negara Arab? Dikutip dari Arab News, setelah mengikuti ibadah Al-Mashhad atau salat Id di masjid-masjid besar terdekat, mereka biasanya berkumpul di rumah keluarga tertua untuk bersilaturahmi. Mereka juga memiliki tradisi silaturahmi dengan tetangga dan sejumlah kerabat seraya mengucap rangkaian selamat Idul Fitri.

Selama pekan silaturahmi Lebaran, semua pintu rumah biasanya sengaja tak dikunci untuk memudahkan kerabat, tetangga atau keluarga yang hendak bertandang. Mereka juga menyiapkan satu meja lengkap dengan kertas dan pena di dekat pintu untuk menyambut tamu yang tak bisa bertemu tuan rumah.

Jika saat berkunjung tak ada orang di dalam rumah, mereka akan menaruh bingkisan seperti sekotak permen, kue, atau satu set parfum di atas meja yang telah disiapkan. Lalu mencatat pesan Idul Fitri di kertas yang telah disediakan.


Bagi-bagi uang
Tradisi memberi uang - atau angpao dalam tradisi Tionghoa, juga dilakukan warga Arab. Di sini disebut Eidiyah. 
"Kami memberi anak-anak mainan atau uang sebagai ucapan terima kasih karena sudah puasa selama Ramadan, dan mendorong mereka agar mau puasa lagi tahun depan dan di masa datang," ujar Barazanji, salah satu warga Arab Saudi.

Mink / flickr.com
Tradisi Eidiyah itu juga terpelihara di banyak negara dengan nama yang berbeda-beda. Di Malaysia disebut sebagai Duit Raya. Amplop duit raya tersedia dalam berbagai warna dan desain. Paket itu bisa didapatkan dengan mudah dari bank, toko, pasar swalayan, dan tempat-tempat komersil lain.

Di Jazirah Arab, selain penampilan tubuh, mereka juga memiliki tradisi mempercantik rumah sekaligus menyemprot rumah dengan parfum lokal  'Oud' atau Bakhoor, semacam batu bata beraroma atau woodchips yang dibakar seperti dupa, khusus untuk parfum rumah.

Jika di Indonesia ada ketupat dan opor ayam, negara-negara Arab juga punya menu khas yang sepertinya sudah menjadi menu wajib pada setiap Idul Fitri. Menu khas itu antara lain debyaza, semacam puding aprikot; halawa Turki, puding tradisional Turki; dan ta'teema, penganan khas dengan pilihan keju, mentega, selai dan telur matang.

Beberapa makanan itu biasanya disiapkan sejak tiga hari menjelang Lebaran. Debyaza dan halawa Turki membutuhkan waktu pengolahan cukup lama karena ada proses pendinginan untuk menciptakan rasa manis dan kental. "Makanan ini biasanya disimpan di kulkas sampai Lebaran tiba," ujar Hanan Mohammed, 47, seorang ibu rumah tangga di Arab.


Tradisi baru: kudapan cokelat
Generasi muda di Arab belakangan ini mulai mulai memasukkan kudapan cokelat dalam sajian Lebaran untuk menjamu tamu.

"Ini tradisi baru karena anak-anak jaman sekarang umumnya tidak suka permen biasa, jadi kami mulai menawarkan cokelat untuk semua orang," kata Aminah Sadeg, seorang ibu rumah tangga berusia 70 tahun. "Setiap rumah biasanya memiliki berbagai macam piring atau keranjang berisi berbagai jenis cokelat."


Lamian di Cina hingga tarian dan adu telur
Semarak Idul Fitri tak hanya terasa di negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim. Tengok saja di China yang membangun tradisi unik dengan akulturasi Islam dan budaya China yang kental. Di tengah pesta santap dan tarian, mereka menyelipkan upacara khusus untuk mengenang penduduk muslim pada masa Dinasti Qing.

 
Lamian / goorme.com
Di China ada menu unik Lebaran yaitu lamian atau mi buatan tangan yang biasanya disajikan dalam sup daging sapi atau domba aneka rasa. Melambangkan panjang umur, lamian menjadi salah satu menu wajib dalam acara-acara spesial di China, termasuk Idul Fitri bagi yang merayakan. Menu lain yang tak kalah populer adalah Chuanr atau kebab.

Sejumlah tradisi unik juga mencipta kemeriahan Idul Fitri di kawasan Asia Selatan. Di Afghanistan, ada kebiasaan adu telur untuk menyambut Hari Kemenangan. Cara memainkannya: dua peserta saling berhadapan dengan telur di tangan. Jika keduanya telah siap, telur akan saling dihantamkan. Peserta yang telurnya lebih dulu hancur dianggap kalah.
2 Anak Afghanistan sedang adu telur / newshopper.sulekha.com
Sementara di Pakistan, India dan Bangladesh, kemeriahan justru terpusat pada malam menjelang Lebaran. Bersama karib dan kerabat, mereka berkumpul di lahan terbuka demi menyaksikan munculnya bulan baru. Ketika bulan terlihat, mereka serta-merta akan mengucap 'Chaand Raat Mubarak', yang artinya kira-kira 'Selamat Malam Rembulan yang penuh keberkahan' atau 'Id Mubarak'.

Kemeriahan yang populer dengan sebutan 'Malam Rembulan' itu tak lepas dari aksi para perempuan dewasa dan gadis-gadis yang menghiasi tangan mereka dengan daun inai atau yang biasa kita sebut dengan 'pacar'. Berhias cahaya aneka warna, toko-toko pun buka hingga nyaris dini hari karena menjadi kesempatan terakhir bagi orang-orang untuk belanja terakhir keperluan Lebaran.

Sumber
Baca Selengkapnya

Senin, Agustus 13, 2012

Jawaban Ujian Tergokil

Mungkin anda pernah mengalami hal ini. Saat dimana kita kehabisan akal untuk mengisi soal ujian yang sudah kelewat susah. Yang ada kita malah bengong, plonga-plongo, gambar-gambar gak jelas atau malah ngisi jawaban seenak kita saja. Seperti foto-foto di bawah ini merupakan foto foto unik ketika seseorang sudah frustasi dengan soal yang sangat sulit


Kreatif

Pantes kalo ini orang ngaco jawabannya

Yang jawab mungkin sedang marah, padahal ini soal untuk anak TK

Sepertinya ini ujian untuk masuk RSJ

Gajah terbang


Cerdas banget ne yang jawab


‘Who was Adlof Hitler ?’ wkakaka

No comment dech


Imajinasi tinggi


Bunuh diri
Baca Selengkapnya
 

COLEK INFO Design by Insight © 2009

Welcome to "Colek Info"

Blog ini berisi tentang info unik,aneh,gokil, menarik,dan menggelitik. Semoga blog ini bisa memberikan hiburan dan tambahan wawasan bagi pengunjung blog ini.

Sekilas tentang penulis

Saya adalah aku. Aku yang hanya ingin menjadi saya sendiri

Social Stuff

Klik! Angry Birds